Trending Feed
12 posts loaded

“Setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton tadi mulai jam 15.00 WIB sampai dengan saat ini, penyidik telah menemukan bukti yang cukup bahwa kedua tersangka tersebut diduga melakukan tindak pidana bersama-sama dengan tujuh tersangka yang kemarin telah disampaikan,” ujar Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohar, dikutip dari Antara, Rabu (26/02/2025). Qohar menjelaskan MK dan EC membeli BBM RON 90 (Pertalite) atau lebih rendah dengan harga RON 92 dengan persetujuan Direktur Utama atau Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan (RS). “Kemudian tersangka MK memberikan persetujuan kepada EC untuk melakukan blending (mencampur) produk kilang pada jenis RON 88 (Premium) dengan RON 92 agar dapat menghasilkan RON 92,” jelas Qohar. Qohar menerangkan, proses blending dilakukan di terminal atau storage PT Orbit Terminal Merak. Storage tersebut dimiliki oleh Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa dan Gading Ramadhan Joedo (GRJ) selaku Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak. Qohar menyampaikan, akibat perbuatan Maya dan Edward, pembayaran impor produk kilang dengan harga tinggi tidak sesuai kualitas barang. MK dan EC juga melakukan pembayaran impor produk kilang dengan menggunakan metode spot seharusnya pembayaran dilakukan dengan metode term diperoleh harga yang wajar. Perbuatan tersebut membuat PT Pertamina Patra Niaga membayar impor kilang dengan harga yang tinggi ke mitra usaha. Qohar menjelaskan, MK dan EC mengetahui dan memberikan persetujuan terhadap mark up dalam kontrak shipping yang dilakukan oleh tersangka Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping. Keterlibatan MK dan EC dalam mark up menyebabkan PT Pertamina Patra Niaga mengeluarkan fee 13–15 persen karena melawan hukum. “Fee tersebut diberikan kepada tersangka Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa dan tersangka Dimas Werhaspati (DW/tersangka) selaku komisaris PT Navigator Khatulistiwa,” jelas Qohar. Source: Kompas Pic: pertaminapatraniaga.com, LinkedIn Edward Corne

Edward Corne Vice President Trading Produk 2023-2025 setelah menjadi saksi untuk saudara hasto dan Martin memberikan pernyataan kepada rekan-rekan media, bahwa setiap keputusan manajemen Pertamina, tindakan, dan upaya negosiasi yg dilakukan sudah sesuai prosedur perusahaan. Edward juga menegaskan, bahkan sudah melalui rekomendasi dari BPK untuk penyelesaian dispute antara Pertamina dengan Trafigura. #pertamina #minyakmentah #kejaksaanagung #komisiyudisial

Selamat menikmati dinginnya didalam jeruji besi ya bapak bapak koruptor pertamina 🤪🙏 #kejagung #mayakusmaya #edwardcorne #korupsipertamina #loyalitaskejagung

Suasana Saat Riva Siahaan, Maya Kusmaya & Edward Corne, Masuk Ruang Sidang untuk mendengarkan putusan hakim. #hukumperubahan #kasuspertsmina #pertaminapatraniaga

Drama Golf Petinggi PT Pertamina Patra Niaga & BP Singapore Pte Ltd: Dari Rumput Hijau ke Kursi Sidang Korupsi Bayangkan: di tengah kasus besar pengadaan minyak mentah senilai triliunan rupiah — petinggi BUMN duduk santai di lapangan golf bersama bos asing. Ya, itu nyata: Edward Corne, VP Trading Operations Pertamina Patra Niaga, digugat dalam sidang karena bermain golf bersama petinggi BP Singapore. Ferry menyebut ada enam orang di sana, termasuk Voon Zhi Jiang, Head of Gasoline Trader BP Singapore. Menurut Ferry, hanya Edward, Voon, dan dua perwakilan BP lainnya yang “serius” main golf. Ferry dan seorang staf BP lain bernama “Amel” katanya cuma “mukul-mukul bola ringan.” Kini, lapangan golf bukan sekadar tempat relaksasi. Fakta di sidang memperlihatkan: di situ bisa juga digelar pertemuan yang kemudian diributkan dalam koridor hukum dan publik. Drama bisnis, kekuasaan, dan etika — semua melebur dalam satu swing klub. #Pertamina #Golf #Gresnews

Sejumlah istri terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina (Persero) mendatangi Komisi III DPR RI untuk mengadu dan meminta bantuan mencari keadilan bagi suami mereka Mereka di antaranya istri dari Riva Siahaan, Maya Kusmaya, hingga Edward Corne, yang telah divonis dalam perkara tersebut. Para istri menilai proses hukum yang berjalan tidak adil dan bahkan menyebut adanya dugaan kriminalisasi, sambil menegaskan bahwa mereka tidak membela korupsi, melainkan memperjuangkan kebenaran. Meski putusan pengadilan telah dijatuhkan dengan hukuman penjara hingga 10 tahun, para istri berharap DPR dapat memberikan perhatian dan membuka ruang keadilan baru dalam kasus ini. #partnerpenegakanhukum #korupsi #pertamina #komisi3dpr

Alasan Kejagung Jemput Paksa 2 Tersangka Bos Pertamina Patra Niaga ____ Kejaksaan Agung menetapkan Maya Kusmaya dan Edward Corne sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. Keduanya adalah dua bos PT Pertamina Patra Niaga. Karena tak hadir dalam pemanggilan Kejagung, penyidik menjemput paksa keduanya dari kantor. "Jadi 2 tersangka kita panggil dengan patut jam 10. sampai jam 2 siang kita jemput di kantor yang bersangkutan," kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohar. Adapun penyidik telah menemukan bukti yang cukup bahwa kedua tersangka tersebut diduga melakukan tindak pidana bersama-sama dengan tujuh tersangka yang sebelumnya juga sudah ditahan. Selengkapnya simak video berikut ini dan dapatkan berbagai informasi terbaru lainnya hanya di www.kompas.tv atau Youtube KompasTV

Suasana haru menyelimuti lobi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat usai majelis hakim membacakan putusan terhadap tiga terdakwa kasus tata kelola minyak mentah dan produk kilang. Sejumlah anggota serikat pekerja yang mengikuti jalannya sidang melalui layar di lobi tampak tak kuasa menahan tangis. Dalam amar putusan, Riva Siahaan divonis sembilan tahun penjara, lebih rendah dari tuntutan jaksa selama 14 tahun. Vonis serupa juga dijatuhkan kepada Maya Kusmaya, yakni sembilan tahun penjara dari tuntutan 14 tahun. Sementara itu, Edward Corne dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, juga lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yang menuntut 14 tahun penjara. Putusan tersebut langsung memicu reaksi emosional dari para pendukung yang hadir di lokasi. #VonisKorupsi #RivaSiahaan #MayaKusmaya #EdwardCorne #KorupsiMinyakMentah

Mr. Kresna Hutaruruk as the Advocate Team of the Defendants, Riva Siahaan, Maya Kusmaya and Edward Corne in the case of pertamina governance was a speaker in Prof. Rhenald Kasali’s Podcast discussing the construction of the case. Watch the podcast via the link below: https://youtu.be/yuiThBXZRmQ?si=y2kXUwUfVO34Etdd

Kedua tersangka baru itu adalah Maya Kusmaya selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, serta Edward Corne selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga. Adapun peran kedua tersangka yakni membeli RON 90 atau lebih rendah dengan harga RON 92, membayar impor produk kilang dengan harga tinggi, mengetahui dan menyetujui adanya mark up kontrak pengiriman. Maya juga memerintahkan Edward untuk melakukan blending RON 88 dengan RON 92 di terminal PT Orbit Terminal Merak milik Kerry Riza dan Gading Ramadhan Joedo, yang kemudian dijual seharga RON 92. Pada Senin (24/02/2025), Kejagung telah menetapkan empat pejabat Sub Holding PT Pertamina dan tiga orang pihak swasta sebagai tersangka. Mereka diduga bermufakat jahat dalam pengadaan impor minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. | Narasi Daily #NarasiDaily #NarasiNewsroom #jadipaham

Sejumlah istri terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina mendatangi Komisi III DPR RI meminta beraudiensi, Kamis (23/4/2026), Mereka yang hadir adalah istri dari Riva Siahaan, Windayati Wanayu; istri Maya Kusmaya, Verininta G Arman; istri Agus Purwono, Nina Anggraini; istri Edward Corne, Rorina Pakpahan; istri Yoki Firnandi, Utari Wardhani; dan istri terdakwa Sani Dinar Saifuddin, Rahmi Alma F Adang. Windayati Wanayu menyebut langkah ini sebagai upaya terakhir memperjuangkan nasib keluarga mereka.

Kejaksaan Agung menetapkan Maya Kusmaya dan Edward Corne sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. Keduanya adalah dua bos PT Pertamina Patra Niaga. Karena tak hadir dalam pemanggilan Kejagung, penyidik menjemput paksa keduanya dari kantor. "Jadi 2 tersangka kita panggil dengan patut jam 10. sampai jam 2 siang kita jemput di kantor yang bersangkutan," kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohar. Adapun penyidik telah menemukan bukti yang cukup bahwa kedua tersangka tersebut diduga melakukan tindak pidana bersama-sama dengan tujuh tersangka yang sebelumnya juga sudah ditahan. #Pertamina #tribunkaltim
Top Creators
Most active in #edward-corne
Reels Graph Intelligence.
Advanced mapping of high-affinity Instagram Reels semantic patterns identified within the #edward-corne ecosystem.
Strategic Implementation
Our semantic engine has identified these specific pattern clusters as high-affinity matches for #edward-corne. Integrated usage of #edward-corne with strategic Reels tags like #edwards and #edward is statistically linked to a significant increase in initial Reels discovery velocity.
In-Depth Hashtag Analysis: #edward-corne
Expert Review • June 4, 2026 • Based on 12 Reels
Executive Overview
#edward-corne is an actively used Instagram hashtag. Across the 12 trending reels analyzed on this page, the content has accumulated a combined total of 1,254,651 views— demonstrating strong content velocity within this content vertical. The top creator ecosystem features 8 notable accounts, led by @hukum.perubahan with 334,647 total views. The hashtag's semantic network includes 18 related keywords such as #edwards, #edward, #corne, indicating its position within a broader content cluster.
Viewership & Reach Analysis
The 12 reels in this dataset have generated a combined 1,254,651 views, translating to an average of 104,554 views per reel. This strong average viewership suggests healthy algorithmic distribution. Reels using this hashtag are reliably reaching audiences interested in this niche.
The highest-performing reel in this dataset received 334,647 views. This viral outlier performance is 320% of the average reel performance in this set. This significant gap between the top performer and the average highlights the "viral lottery" nature of this hashtag — breakout hits can achieve massive scale.
Content Overview & Top Creators
The #edward-corne ecosystem is dominated by short-form video content (Reels), aligning with Instagram's algorithmic preference for video-first distribution. There are 8 distinct accounts contributing to the trending feed. The top creator, @hukum.perubahan, has contributed 1 reel with a total viewership of 334,647. The top three creators — @hukum.perubahan, @narasinewsroom, and @metrotv — together account for 71.8% of the total views in this dataset. The semantic network of #edward-corne extends across 18 related hashtags, including #edwards, #edward, #corne, #cornelis. Creators often use these tags together to reach overlapping audiences.
Discoverability & Reach Potential
The discoverability metrics for #edward-corne indicate an active content ecosystem. The average of 104,554 views per reel demonstrates consistent audience reach. For creators using #edward-corne, posting consistently with trending audio and relevant angles will help you get noticed.
Analyst Verdict
#edward-corne demonstrates the hallmarks of a steadily growing Instagram hashtag. With an average of 104,554 views per reel, the viewership metrics position this hashtag as a reliable reach driver. Creators like @hukum.perubahan and @narasinewsroom are leading the charge, setting viewership benchmarks for the community.
Frequently Asked Questions
Everything about #edward-corne on Instagram
Global Reels Trends
Explore high-velocity Instagram Reels hashtags currently shaping global discovery.











